Skip to main content

Mengenal Fitur Histori Perintah Kerja di Accurate Online

Nibras Ratna Fauziah, A.Md.A.K, CAP
Nibras Ratna Fauziah, A.Md.A.K, CAP
Product Enablement Consultant

Dalam proses manufaktur, Kamu akan dituntut untuk mengetahui jejak lengkap suatu Perintah Kerja (Work Order), mulai dari awal produksi hingga barang jadi selesai diproses. Untuk kebutuhan tersebut, Accurate Online sudah menyediakan fitur Histori Perintah Kerja.

Fitur Histori Perintah Kerja berfungsi untuk menampilkan informasi detail dan kronologis atas seluruh proses yang terjadi pada satu Perintah Kerja. Proses yang ditampilkan meliputi:

  • Pengambilan atau pengeluaran bahan baku
  • Proses tahapan produksi (jika digunakan)
  • Hingga Penyelesaian Barang Jadi

Dengan fitur ini, Kamu jadi bisa melakukan penelusuran proses produksi secara menyeluruh, sehingga akan memudahkan pengawasan, evaluasi, dan troubleshooting apabila terjadi kendala dalam produksi.

Tampilan Histori Perintah Kerja

Berikut adalah contoh tampilan Histori Perintah Kerja yang telah diproses, dalam bentuk bagan alur yang mudah dipahami.

histori perintah kerja

Cara melihat Histori Perintah Kerja

Berikut ini untuk menampilkan histori proses produksi dari suatu Perintah Kerja:

1. Membuka menu Histori Perintah Kerja

  • Masuk ke menu Manufaktur, lalu klik fitur Histori Perintah Kerja.

histori perintah kerja

2. Memilih Perintah Kerja yang ingin dipantau

  • Pada kolom Cari/Pilih Perintah Kerja, silakan pilih nomor Perintah Kerja yang ingin Kamu lihat histori proses produksinya.

histori perintah kerja

3. Melihat bagan histori proses produksi

  • Setelah Perintah Kerja dipilih, sistem akan menampilkan bagan Histori Perintah Kerja secara otomatis.
  • Jika bagan belum tampil atau belum sesuai, silakan klik tombol Refresh untuk memuat ulang data histori.

histori perintah kerja

Manfaat menggunakan Histori Perintah Kerja

Dengan fitur Histori Perintah Kerja, Kamu bisa:

  • Mengetahui tahapan produksi yang sudah dan belum dilakukan
  • Melihat urutan proses dari bahan baku hingga barang jadi
  • Membantu analisis apabila terjadi keterlambatan atau selisih produksi
  • Menjadi referensi audit internal proses manufaktur