Cara Mencatat Pengambilan Bahan Baku di Accurate Online
Dalam proses produksi, pencatatan penggunaan bahan baku adalah salah satu bagian yang penting untuk memastikan biaya produksi tercatat dengan akurat dan stok persediaan terkontrol.
Untuk mendukung hal tersebut, Accurate Online sudah menyediakan fitur Pengambilan Bahan Baku pada modul Manufaktur.
Fitur Pengambilan Bahan Baku digunakan untuk mencatat pengeluaran bahan baku dari gudang berdasarkan Perintah Kerja, sekaligus mendukung pencatatan pengembalian bahan baku yang tidak digunakan atau berlebih.
Dengan fitur ini, Kamu bisa memantau pemakaian bahan baku secara detail, baik yang diambil sekaligus maupun bertahap, sehingga laporan produksi dan persediaan tetap konsisten.
Penjelasan kolom dan opsi pada laman Pengambilan Bahan Baku

Berikut keterangan dari setiap kolom dan opsi yang terdapat pada formulir Pengambilan Bahan Baku:
- Tipe: Digunakan untuk menentukan jenis transaksi pengambilan bahan baku, yang terdiri dari:
- Ambil Barang: digunakan untuk mencatat pengeluaran bahan baku/barang berdasarkan Perintah Kerja.
- Retur Barang: digunakan untuk mencatat pengembalian bahan baku/barang dari Perintah Kerja ke gudang.
- Perintah Kerja: Digunakan untuk memilih nomor transaksi Perintah Kerja yang akan dicatat pengeluaran atau pengembalian bahan bakunya.
- Produk Utama: Berfungsi untuk menampilkan informasi produk utama yang diproduksi berdasarkan Perintah Kerja yang dipilih.
- No. Pengambilan: Merupakan nomor urut transaksi Pengambilan Bahan Baku yang terisi otomatis sesuai pengaturan penomoran.
- Tanggal: Diisi dengan tanggal pengambilan bahan baku untuk digunakan dalam proses produksi.
- Cari/Pilih Barang & Jasa: Digunakan untuk memilih barang atau bahan baku yang akan diambil, sesuai daftar bahan baku pada Perintah Kerja.
- Info Lainnya: Berisi informasi tambahan, seperti cabang (jika menggunakan multi cabang) dan keterangan terkait pengambilan bahan baku.
- 🟩 Ambil ▼: Digunakan untuk mengambil bahan baku berdasarkan tahapan produksi (jika ada). Opsi ini akan muncul setelah Kamu memilih nomor Perintah Kerja.
Cara membuat transaksi pengambilan bahan baku
1️. Mengakses menu pengambilan bahan baku
- Masuk ke menu Manufaktur, lalu klik fitur Pengambilan Bahan Baku.

2️. Menentukan tipe dan perintah kerja
-
Untuk mencatat penggunaan bahan baku, silakan:
- Pilih Tipe: Ambil Barang
- Pilih nomor Perintah Kerja yang dimaksud
-
Isi tanggal pengambilan bahan baku

3️. Memilih bahan baku yang digunakan
- Masukkan bahan baku yang akan diambil dengan mencarinya pada kolom Cari/Pilih Barang & Jasa.


Catatan: Barang dan kuantitas yang tampil akan menyesuaikan Formula Produksi yang digunakan pada Rencana Produksi atau Perintah Kerja tersebut.
4️. Mengambil bahan baku secara otomatis dari daftar
-
Sebagai alternatif, Kamu juga bisa:
- Klik Ambil
- Pilih opsi Bahan Baku Belum Diambil
- Centang bahan baku yang ingin diambil
- Klik Lanjut
-
Cara ini memudahkan pengambilan bahan baku tanpa harus memilih satu per satu secara manual.


5️. Menyimpan transaksi pengambilan bahan baku
-
Jika seluruh data sudah sesuai, klik Simpan untuk menyelesaikan transaksi Pengambilan Bahan Baku.
-
Setelah disimpan, sistem akan membentuk jurnal pengeluaran bahan baku secara otomatis.

Catatan:
- Pengambilan bahan baku dapat dilakukan secara bertahap atau sekaligus, sesuai kebutuhan produksi.
- Jika penggunaan bahan baku melebihi jumlah pada Rencana Produksi, Kamu tetap bisa menambahkan bahan baku tambahan pada transaksi Pengambilan Bahan Baku.
- Untuk bahan baku yang tidak terpakai atau berlebih, gunakan Tipe: Retur Barang agar stok kembali tercatat di gudang.