Skip to main content

Cara Menginput Saldo Awal Barang Terkirim di Accurate Online

Nibras Ratna Fauziah, A.Md.A.K, CAP
Nibras Ratna Fauziah, A.Md.A.K, CAP
Product Enablement Consultant

Dalam proses melakukan migrasi dari Accurate Desktop ke Accurate Online, tidak sedikit pengguna yang masih memiliki transaksi Pengiriman Pesanan (Delivery Order) yang statusnya outstanding atau belum ditagihkan ke Faktur Penjualan.

Kondisi ini bisa mengakibatkan menyebabkan adanya saldo awal pada akun Barang Terkirim yang perlu dicatat agar laporan keuangan di Accurate Online tetap akurat sejak awal penggunaan.

Jika saldo awal akun Barang Terkirim tidak dicatat dengan benar, maka nilai persediaan, piutang, hingga laba rugi berpotensi tidak menggambarkan kondisi yang sebenarnya.

Oleh karena itu, Accurate Online sudah menyediakan mekanisme pencatatan saldo awal Barang Terkirim melalui kombinasi transaksi penjualan dan penyesuaian persediaan.

Berikut ini cara menginput saldo awal Pengiriman Pesanan (akun Barang Terkirim) di Accurate Online.

Ilustrasi:​

Sebagai contoh, Fifi Fashion mulai menggunakan Accurate Online per 31 Desember 2025. Pada tanggal tersebut, masih terdapat transaksi Pengiriman Pesanan yang belum difakturkan kepada pelanggan Natalia, dengan detail sebagai berikut:

  • Nama Barang: Fifi Square Hijab
  • Kuantitas: 100 pcs
  • Harga per pcs: Rp 10.000
  • Nilai Barang Terkirim: Rp 1.000.000

Saldo tersebut perlu dicatat sebagai saldo awal akun Barang Terkirim.

Cara menginput saldo awal barang terkirim:​

1. Membuat pesanan penjualan sebagai dasar barang terkirim​

Langkah pertama adalah membuat transaksi Pesanan Penjualan untuk membentuk nilai Barang Terkirim.

  • Masuk ke menu Penjualan lalu klik Pesanan Penjualan

input saldo awal barang terkirim

  • Pilih pelanggan Natalia
  • Input barang Fifi Square Hijab sebanyak 100 pcs dengan harga Rp 10.000
  • Simpan transaksi Pesanan Penjualan tersebut

input saldo awal barang terkirim

Tujuan dari langkah ini adalah sebagai dasar pengambilan data saat membuat Pengiriman Pesanan.

2. Membuat pengiriman pesanan dari pesanan penjualan​

Setelah Pesanan Penjualan dibuat, lanjutkan dengan membuat Pengiriman Pesanan.

  • Masuk ke menu Penjualan lalu klik Pengiriman Pesanan

input saldo awal barang terkirim

  • Ambil data dari Pesanan Penjualan yang telah dibuat pada langkah sebelumnya
  • Lalu, Klik tombol 💾 untuk menyimpan transaksi Pengiriman Pesanan

input saldo awal barang terkirim

input saldo awal barang terkirim

input saldo awal barang terkirim

  • Dari transaksi ini, Accurate Online akan membentuk jurnal yang mencatat nilai Barang Terkirim.

input saldo awal barang terkirim

Catatan: Panduan lengkap Pengiriman Pesanan dapat Kamu pelajari di sini

3. Menyesuaikan persediaan untuk menyeimbangkan Saldo Awal​

Karena transaksi Pengiriman Pesanan akan mengurangi nilai persediaan, maka perlu dilakukan Penyesuaian Persediaan (Penambahan) agar saldo persediaan tetap sesuai dengan kondisi awal.

  • Masuk ke menu Persediaan lalu klik Penyesuaian Persediaan

input saldo awal barang terkirim

  • Silakan isi kolom tanggal dan pilih produk yang dimaksud

input saldo awal barang terkirim

  • Pada tampilan Rincian Barang, silakan isi kuantitas 100 pcs dengan nilai Rp 10.000, lalu klik Lanjut

input saldo awal barang terkirim

  • Klik tab Info â„šī¸ dan pada kolom akun penyesuaian, pilih akun Ekuitas Saldo Awal
  • Jika sudah, klik Simpan.

input saldo awal barang terkirim

Catatan: Panduan lengkap terkait penyesuaian persediaan bisa Kamu pelajari di sini.

Transaksi Penyesuaian Persediaan (Penambahan) ini bertujuan untuk:

  • Menetralkan pengaruh pengurangan persediaan dari Pengiriman Pesanan
  • Menghasilkan jurnal akhir yang mencerminkan saldo awal sebenarnya

Sehingga pada akhirnya, jurnal yang terbentuk adalah:

  • Debit: Persediaan
  • Kredit: Ekuitas Saldo Awal
  • Nilai: Rp 1.000.000

input saldo awal barang terkirim

Dengan begitu, saldo awal akun Barang Terkirim berhasil dicatat dengan benar.

4. Menagihkan pengiriman pesanan ke faktur penjualan​

Jika nantinya Kamu ingin menagihkan transaksi Pengiriman Pesanan tersebut, Kamu bisa membuat Faktur Penjualan dengan mengambil data dari transaksi Pengiriman Pesanan yang sudah ada dengan mengikuti tutorialnya di sini.