Solusi Nilai PPh 21 Lebih Tinggi dari Tarif Seharusnya
Dalam beberapa kondisi, nilai PPh 21 pada transaksi pembelian jasa bisa muncul lebih tinggi dari tarif yang seharusnya, misalnya dikenakan 3% padahal seharusnya 2,5%.
Hal ini biasanya terjadi karena data NPWP pemasok belum diisi atau belum lengkap pada database Accurate Online.
Ketika data NPWP tidak tersedia, sistem akan mengenakan tarif pajak yang lebih tinggi sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku. Oleh karena itu, Kamu harus bisa memastikan bahwa informasi NPWP pemasok sudah diinput dengan benar, baik pada data pemasok maupun pada data karyawan (jika pemasok merupakan individu penyedia jasa).
Berikut ini cara untuk mengecek penyebab nilai PPh 21 lebih tinggi dari tarif seharusnya di Accurate Online.
Cara mengatasi nilai PPh 21 lebih tinggi dari tarif seharusnya
1. Pastikan NPWP pemasok sudah diinput dengan benar
- Masuk ke menu Pembelian, lalu pilih Pemasok dan klik Daftar Pemasok.

- Pilih pemasok yang terkait dengan transaksi pembelian jasa, kemudian buka tab Pajak untuk memastikan NPWP pemasok sudah diisi dengan benar.
- Jika NPWP belum diisi, lengkapi informasi tersebut agar tarif PPh 21 dapat dihitung sesuai ketentuan yang berlaku.

2. Periksa NPWP pada data karyawan (jika pemasok individu)
- Jika pemasok merupakan penjual jasa perorangan, Accurate Online akan otomatis membuat data tersebut sebagai karyawan.
- Oleh karena itu, lakukan pengecekan juga pada menu Perusahaan, kemudian pilih Karyawan dan klik Daftar Karyawan.

- Pilih data karyawan yang dimaksud, lalu buka tab Pajak Penghasilan untuk memastikan NPWP telah diinput dengan benar.
- Dengan melengkapi data NPWP pada bagian ini, tarif PPh 21 akan dihitung sesuai tarif yang seharusnya.

