Aturan Pemilihan Gudang di Accurate Online
Dalam mengelola persediaan, pemilihan gudang yang tepat sangat berpengaruh terhadap akurasi stok dan laporan persediaan. Di Accurate Online, pemilihan gudang pada transaksi tidak selalu dilakukan secara manual, karena sistem sudah memiliki aturan otomatis untuk menentukan gudang yang digunakan.
Dengan memahami aturan ini, Kamu bisa:
- Menghindari kesalahan pemilihan gudang saat transaksi
- Memastikan stok tercatat di lokasi yang benar
- Memahami alasan gudang tertentu otomatis terpilih oleh sistem
Secara umum, aturan pemilihan gudang oleh sistem Accurate Online terbagi menjadi dua kondisi utama, yaitu:
- Barang baru yang belum memiliki transaksi (selain saldo awal)
- Barang yang sudah memiliki histori transaksi
Berikut penjelasan lengkap beserta contoh kasus dari masing-masing kondisi tersebut.
A. Barang baru (belum ada transaksi, hanya saldo awal)
Kondisi ini berlaku untuk barang yang baru dibuat dan belum pernah digunakan dalam transaksi, kecuali transaksi Saldo Awal Barang.
Aturan umum pemilihan gudang
Jika barang baru digunakan pada transaksi seperti Pembelian atau Penjualan, maka sistem Accurate Online akan memilih gudang berdasarkan:
- Urutan abjad (A–Z) nama gudang
- Khusus transaksi penjualan, sistem juga mempertimbangkan ketersediaan stok
1️. Menentukan urutan gudang berdasarkan abjad
Sebagai contoh, perusahaan memiliki 3 gudang berikut:
- Bandung
- Surabaya
- Utama
Untuk melihat urutan abjad gudang, Kamu bisa:
- Masuk ke menu Persediaan
- Klik fitur Gudang
- Klik Daftar Gudang
Sistem akan menampilkan gudang berdasarkan urutan A–Z, yaitu: Bandung → Surabaya → Utama

2️. Contoh kasus penggunaan barang baru
Perusahaan membuat dua barang baru, yaitu:
- Flanel Hitam
- Flanel Biru
Kondisi stok awal:
- Flanel Hitam, memiliki saldo awal 160 pcs
- Flanel Biru → tidak memiliki saldo awal
Saldo awal diinput melalui menu Barang & Jasa → Tab Saldo.

3️. Gudang yang dipilih sistem pada transaksi
Saat Kamu membuat Faktur Pembelian atau Faktur Penjualan untuk kedua barang tersebut, maka:
- Gudang yang otomatis dipilih oleh sistem adalah Gudang Bandung
- Hal ini karena Bandung berada di urutan abjad pertama


Catatan: **Saldo awal yang dimaksud adalah saldo awal barang yang diinput langsung pada Tab Saldo di data barang, bukan dari transaksi pembelian.
4️. Pengecualian berdasarkan ketersediaan stok
- Jika saldo awal barang hanya tersedia di beberapa gudang, maka pada transaksi penjualan sistem akan memilih gudang yang memiliki stok. Contoh:
- Saldo awal Flanel Hitam hanya ada di Gudang Surabaya dan Gudang Utama
- Saat membuat Faktur Penjualan, sistem akan otomatis memilih Gudang Surabaya (urutan abjad terdekat yang memiliki stok)
Berlaku untuk transaksi berikut:
- Penerimaan Barang
- Faktur Penjualan
- Pengiriman Pesanan
B. Barang yang telah memiliki transaksi
Kondisi ini berlaku untuk barang yang sudah pernah digunakan dalam transaksi, baik itu pembelian, penjualan, maupun pengiriman.
Aturan umum pemilihan gudang
Untuk barang yang sudah memiliki histori transaksi, sistem Accurate Online akan:
- Memilih gudang terakhir yang digunakan pada jenis transaksi yang sama
1️. Contoh kasus histori gudang
Barang Flanel Hitam sudah memiliki beberapa transaksi sebelumnya. Berdasarkan histori:
- Transaksi Penerimaan Barang terakhir dicatat ke Gudang Bandung
Saat Kamu membuat Penerimaan Barang berikutnya untuk Flanel Hitam:
- Sistem akan otomatis memilih Gudang Bandung

2️. Cara mengecek gudang terakhir yang digunakan
Untuk mengetahui gudang terakhir suatu barang, lakukan langkah berikut:
- Masuk ke menu Persediaan
- Klik Barang & Jasa
- Pilih nama barang yang dimaksud
- Klik 2x pada barang tersebut
- Masuk ke tab Mutasi
- Atur filter tanggal hingga hari ini
Pada contoh Flanel Hitam, terlihat bahwa transaksi Penerimaan Barang terakhir menggunakan Gudang Bandung.

3️. Ketentuan tambahan pada transaksi penjualan
Aturan histori gudang ini juga berlaku pada Faktur Penjualan, dengan catatan:
- Semua gudang memiliki stok atas barang tersebut
Namun, jika:
-
Salah satu gudang tidak memiliki stok, maka
-
Sistem akan mengalihkan pemilihan gudang ke gudang lain yang memiliki stok