Skip to main content

Cara Mencatat Pembelian Barang dengan Biaya Tambahan Dialokasikan ke Harga Pokok Barang

Nibras Ratna Fauziah, A.Md.A.K, CAP
Nibras Ratna Fauziah, A.Md.A.K, CAP
Product Enablement Consultant

Dalam proses pembelian barang, biasanya Kamu tidak hanya harus mengeluarkan biaya untuk harga barang saja, tetapi juga biaya tambahan seperti biaya forwarder, pengiriman, bongkar muat, atau biaya lain yang berkaitan langsung dengan perolehan barang.

Nah, agar laporan persediaan dan harga pokok penjualan tetap akurat, biaya-biaya tambahan tersebut perlu dialokasikan ke Harga Pokok Barang (HPP).

Di Accurate Online, pencatatan pembelian barang dengan biaya tambahan seperti ini bisa dilakukan dengan rapi dan sistematis. Pembahasan ini akan dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu cara mengalokasikan biaya tambahan ke harga pokok barang serta cara mencatat tagihan biaya tambahan yang berasal dari pemasok lain.

Cara mengalokasikan biaya tambahan (biaya forwarder) ke harga pokok barang:

Berikut langkah-langkah yang perlu Kamu lakukan untuk mengalokasikan biaya tambahan, seperti biaya forwarder, ke harga pokok barang yang dibeli:

1. Mengakses menu Pembelian

  • Buat Faktur Pembelian melalui menu Pembelian, lalu lengkapi seluruh informasi faktur sesuai kebutuhan.

Alokasi biaya tambahan ke HPP

2. Memilih produk barang

  • Pilih nama barang yang dibeli beserta harga pembeliannya.

Alokasi biaya tambahan ke HPP

3. Memilih akun perkiraan

  • Klik Tombol Biaya Lainnya untuk mencatat biaya-biaya tambahan yang dikeluarkan atas pembelian barang tersebut, lalu pilih akun biaya yang sesuai.

Alokasi biaya tambahan ke HPP

4. Menginput detail biaya

  • Pada bagian Alokasi ke Barang, pilih opsi Ya agar biaya tersebut dialokasikan ke harga pokok barang.
  • Pada kolom Tagih ke Pemasok, pilih nama pemasok biaya tambahan tersebut apabila biaya dibayarkan ke pemasok yang berbeda dengan pemasok barang.
  • Selanjutnya, silakan isi nilai biaya tambahan pada kolom Jumlah, lalu klik Lanjut untuk menyimpan.

Alokasi biaya tambahan ke HPP

Kamu bisa membebankan lebih dari satu biaya tambahan pada satu transaksi pembelian, bahkan dengan pemasok yang berbeda-beda. Setelah transaksi disimpan, biaya tambahan tersebut akan otomatis dialokasikan ke harga pokok barang dan tercermin pada jurnal transaksi pembelian.

Alokasi biaya tambahan ke HPP

Alokasi biaya tambahan ke HPP

Alokasi biaya tambahan ke HPP

Mencatat tagihan biaya pembelian ke pemasok lain:

Jika biaya tambahan atas pembelian barang ditagihkan oleh pemasok yang berbeda, maka proses pencatatannya harus dilakukan melalui Faktur Pembelian secara terpisah. Berikut langkah-langkahnya:

1. Mengakses faktur pembelian

  • Buat Faktur Pembelian dari menu Pembelian, lalu pilih nama pemasok biaya tambahan.

Alokasi biaya tambahan ke HPP

2. Memilih biaya pembelian

  • Lengkapi informasi faktur sesuai kebutuhan.
  • Klik Ambil, lalu pilih opsi Biaya Pembelian.

Alokasi biaya tambahan ke HPP

3. Pilih Faktur Barang

Alokasi biaya tambahan ke HPP

Alokasi biaya tambahan ke HPP

  • Apabila terdapat lebih dari satu biaya tambahan dari pemasok yang berbeda, lakukan langkah yang sama untuk setiap biaya.

Bagaimana jika ada selisih biaya pembelian?

  • Jika pada saat menyimpan Faktur Pembelian biaya muncul pesan error, silakan klik Edit lalu lakukan pengaturan dengan masuk ke menu Pengaturan klik Preferensi.

Alokasi biaya tambahan ke HPP

  • Jika sudah, pilih sub menu Pembelian.
  • Mengisi akun untuk menampung selisih biaya pembelian
  • Menentukan waktu penjurnalan selisih biaya, apakah pada tanggal Faktur Pembelian Barang atau pada saat Faktur Tagihan Biaya

Alokasi biaya tambahan ke HPP

  • Selisih biaya ini biasanya terjadi ketika Kamu harus mengakui biaya pembelian terlebih dahulu saat barang diterima, sementara nilai biaya aktual dari pemasok belum diketahui. Perbedaan antara nilai asumsi dan nilai aktual inilah yang akan dicatat sebagai selisih.

Jadi, dengan melakukan alokasi biaya tambahan ke harga pokok barang, Kamu bisa memastikan bahwa nilai persediaan dan HPP di Accurate Online sudah mencerminkan biaya perolehan yang sebenarnya.

Selain itu, proses pencatatan tagihan biaya dari pemasok lain juga akan membantu laporan keuangan Kamu tetap rapi dan akurat, meskipun terdapat selisih antara biaya asumsi dan biaya aktual.