Cara Mengatasi Error Bahan Baku Tidak Bisa Diselesaikan ke Barang
Saat Kamu ingin menyimpan transaksi Penyelesaian Pesanan di Accurate Online, terkadang muncul pesan error
“XXX adalah termasuk dalam bahan baku. Tidak bisa diselesaikan ke barang tersebut.”

Error tersebut umumnya terjadi pada data usaha yang menggunakan fitur Pekerjaan Pesanan atau Manufaktur.
Pesan ini muncul karena barang yang dipilih sebagai barang jadi pada Penyelesaian Pesanan sama dengan barang yang digunakan sebagai bahan baku pada transaksi Pekerjaan Pesanan.
Dalam sistem Accurate Online, satu barang tidak diperbolehkan berperan ganda sebagai bahan baku sekaligus barang jadi dalam satu siklus produksi yang sama, karena akan menyebabkan pencatatan persediaan dan biaya menjadi tidak valid.
Penyebab munculnya error
Error ini terjadi ketika:
- Barang yang sama digunakan sebagai bahan baku pada transaksi Pekerjaan Pesanan, dan
- Barang tersebut juga dipilih sebagai barang jadi pada transaksi Penyelesaian Pesanan
Kondisi ini tidak diperbolehkan oleh sistem karena akan menyebabkan barang keluar dan masuk dengan identitas yang sama dalam satu proses produksi.
Cara mengatasi error penyelesaian pesanan
Ikuti langkah-langkah berikut agar transaksi Penyelesaian Pesanan dapat disimpan dengan benar:
1. Pastikan bahan baku diinput pada Pekerjaan Pesanan
- Buka transaksi Pekerjaan Pesanan, lalu pastikan pada bagian Bahan Baku Kamu menginput barang yang memang digunakan sebagai bahan baku, bukan barang jadi.

2. Gunakan barang jadi yang berbeda pada Penyelesaian Pesanan
- Pada transaksi Penyelesaian Pesanan, pilih barang jadi yang berbeda dan bukan merupakan bahan baku dari transaksi Pekerjaan Pesanan tersebut.
- Barang ini seharusnya merupakan produk hasil akhir dari proses produksi.

Catatan:
- Satu barang tidak boleh digunakan sebagai bahan baku dan barang jadi dalam satu proses produksi
- Jika produk akhir memiliki nama yang sama dengan bahan baku, pastikan dibuatkan barang terpisah (kode berbeda) di master Barang & Jasa
- Pemisahan ini penting untuk menjaga akurasi stok dan harga pokok produksi