Cara Mencatat Piutang Tak Tertagih di Accurate Online
Dalam menjalankan bisnis, tidak semua tagihan kepada pelanggan dapat ditagih atau dibayar tepat waktu. Ada kalanya piutang Kamu sudah jatuh tempo, namun tetap tidak tertagih karena berbagai alasan seperti pelanggan yang mengalami kebangkrutan, pelanggan yang sulit dihubungi, atau ketidakmampuan pelanggan dalam membayarnya. Piutang tak tertagih akhirnya harus diakui sebagai beban operasional yang akan mengurangi laba perusahaan.
Untuk menjaga akurasi laporan keuangan, Kamu perlu mencatat piutang tak tertagih dengan benar dan tepat. Di Accurate Online, terdapat dua metode umum yang bisa digunakan dalam pencatatan piutang tak tertagih, yaitu metode penghapusan langsung dan metode pencadangan.
Masing-masing metode tersebut memiliki mekanisme yang berbeda untuk menggambarkan kerugian piutang di laporan keuangan, dan Kamu bisa memilih sesuai dengan peraturan atau kebutuhan akuntansi pada bisnis Kamu.
Berikut adalah langkah-langkah mencatat piutang tak tertagih di Accurate Online.
A. Metode penghapusan langsung
Metode penghapusan langsung bisa Kamu gunakan ketika piutang dari pelanggan benar-benar tidak bisa ditagih lagi, sehingga akan langsung diakui sebagai beban kerugian pada laporan laba rugi.
Ilustrasi:
CV Mitra Spesialis menjual produk senilai Rp 10.000.000 kepada Budi pada 1 November 2025. Setelah berbagai upaya penagihan, pada 31 Desember 2025, piutang tersebut dinyatakan tidak tertagih dan harus dihapus. Berikut ini cara mencatatnya di Accurate Online:
1. Buat akun perkiraan untuk piutang tak tertagih
- Masuk ke menu Buku Besar dan klik Akun Perkiraan

- Silakan buat akun baru khusus untuk piutang tak tertagih.

2. Hapus melalui faktur penjualan
- Buka faktur penjualan yang piutangnya akan dihapus.
- Klik Proses dan pilih Pembayaran.

- Tentukan Bank dan Tanggal Bayar, lalu pilih no. faktur yang akan dihapus.

3. Isi informasi diskon
- Di tab Informasi Diskon, pada kolom Akun Diskon pilih akun piutang tak tertagih.
- Di kolom Diskon, masukkan nominal piutang yang akan dihapus dan klik tambah “+”, lalu klik Lanjut.

4. Selesaikan proses pembayaran
- Pada Nilai Pembayaran, klik Hitung Nilai Pembayaran sehingga total pembayarannya menjadi nol.

- Lengkapi data di tab Info Lainnya jika perlu, lalu klik Simpan.

- Berikut ini adalah jurnal yang terbentuk ketika mencatat kerugian piutang tak tertagih dengan menggunakan metode penghapusan langsung.

Setelah pencatatan, piutang tak tertagih akan muncul di beban usaha/laba rugi.
B. Metode pencadangan
Metode pencadangan bisa Kamu gunakan untuk memperkirakan secara sistematis berapa bagian piutang yang kemungkinan besar tidak akan tertagih, dan membuat cadangan piutang tak tertagih di neraca.
Ilustrasi:
Pada akhir periode, CV Mitra Spesialis memiliki saldo piutang Rp 100.000.000. Berdasarkan data historisnya, 2% di dalamnya biasanya tidak tertagih (Rp 2.000.000). Berikut ini cara mencatatnya di Accurate Online:
Cara mengakui cadangan piutang tak tertagih:
1. Buat akun perkiraan untuk cadangan
- Masuk ke menu Buku Besar dan klik Akun Perkiraan

- Silakan buat akun baru khusus dengan nama Cadangan Piutang Tak Tertagih dan gunakan tipe akun Aset Lancar Lainnya.

2. Hitung dan catat cadangan
- Hitung cadangan (misal: Rp 100.000.000 x 2% = Rp 2.000.000).
- Catat jurnal pengakuan cadangan melalui fitur Jurnal umum di menu Buku Besar.

Cara menggunakan nilai cadangan saat piutang tak tertagih:
1. Identifikasi dan proses faktur tak tertagih
- Silakan masuk ke menu Penjualan dan klik Faktur Penjualan
- Pilih faktur penjualan pelanggan yang piutangnya sudah pasti tak tertagih.

- Proses ke pembayaran.

2. Alokasikan dengan akun cadangan
- Pada fitur Penerimaan Penjualan, silakan isi kolom bank dan tanggal bayar.
- Klik nomor faktur, di tab Informasi Diskon pilih akun cadangan piutang tak tertagih, masukkan nilai setara nominal faktur penjualan, lalu klik Lanjut.


3. Finalize dan simpan
- Nilai pembayaran akan otomatis menjadi nol, kemudian simpan.

- Berikut ini adalah jurnal yang terbentuk saat Kamu mencatat kerugian piutang tak tertagih dengan menggunakan metode pencadangan.

- Setelah proses ini, faktur akan dianggap lunas dan cadangan piutang tak tertagih akan berkurang. Semua jurnalnya tercatat otomatis di sistem.

Dengan kedua metode di atas, Kamu bisa memastikan laporan keuangan perusahaanmu tetap akurat, risiko piutang bisa dikelola dengan baik, dan proses pencatatan piutang tak tertagih berjalan sesuai standar akuntansi dengan dukungan sistem Accurate Online.