Cara Mencatat Gaji dan Lembur Karyawan agar Tidak Terhitung Dua Kali
Mencatat gaji karyawan tetap yang mendapatkan tunjangan lembur mingguan perlu dilakukan dengan tepat agar beban lembur tidak tercatat dua kali. Jika pembayaran lembur sudah dicatat sebelumnya, nilai tersebut perlu disesuaikan saat proses pembayaran gaji bulanan.
Dengan alur pencatatan yang tepat, Kamu dapat mencatat pembayaran lembur mingguan sekaligus menggabungkannya dengan pencatatan gaji bulanan tanpa menyebabkan duplikasi beban.
Ilustrasi kasus:
Sebagai contoh, Gia merupakan karyawan tetap dengan rincian berikut:
- Gaji pokok: Rp6.000.000 per bulan
- Tunjangan lembur: Rp250.000, dibayar mingguan
- Pembayaran lembur: 20 Februari 2026
- Pembayaran gaji pokok: 28 Februari 2026
Berikut cara mencatat pembayaran lembur dan gaji bulanan agar tidak terjadi pencatatan beban lembur secara dua kali.
Cara mencatat gaji dan lembur agar tidak terhitung dua kali:
1. Input transaksi pembayaran lembur
- Masuk ke menu Kas & Bank.

- Pilih Transaksi Pembayaran.
- Pilih akun Kas/Bank yang digunakan untuk membayar tunjangan lembur.
- Pilih akun Beban Tunjangan Lembur Karyawan.

-
Isi nominal pembayaran sebesar Rp250.000.
-
Klik Lanjut.

- Klik Simpan untuk menyimpan transaksi.

2. Periksa jurnal pembayaran lembur
- Buka jurnal dari transaksi pembayaran yang sudah dibuat.
- Pastikan jurnal mencatat Debit ke akun Beban Tunjangan Lembur.
- Pastikan jurnal mencatat Kredit ke akun Kas/Bank.

Cara mencatat gaji pokok bulanan:
1. Akses menu pencatatan gaji
- Masuk ke menu Buku Besar.
- Klik Pencatatan Gaji.

- Lengkapi data sesuai periode gaji, yaitu Februari 2026.
- Pilih nama karyawan Gia.

- Isi rincian gaji karyawan dan tunjangan lembur.
- Klik Lanjut.

- Klik Proses ke Pembayaran Gaji.

2. Tambahkan penyesuaian lembur yang sudah dibayarkan
- Pada formulir pembayaran gaji, isi akun Kas/Bank yang digunakan.
- Tentukan tanggal pembayaran gaji.
- Tambahkan akun Beban Tunjangan Lembur.

- Isi nominal tunjangan lembur dengan nilai minus sebesar Rp-250.000.

- Pastikan nilai penyesuaian sama dengan tunjangan lembur yang sudah dibayarkan sebelumnya.
- Klik Simpan.

3. Periksa hasil jurnal akhir
- Pastikan Beban Gaji tetap tercatat sesuai nilai gaji karyawan.
- Pastikan Beban Tunjangan Lembur tidak tercatat dua kali.
- Pastikan total pembayaran gaji sudah sesuai dengan gaji bersih setelah memperhitungkan tunjangan lembur yang telah dibayarkan sebelumnya.

Dengan alur tersebut, pembayaran tunjangan lembur mingguan tetap tercatat sebagai transaksi, tetapi nilainya disesuaikan kembali saat pembayaran gaji bulanan. Dengan begitu, Kamu dapat menjaga pencatatan beban tetap akurat dan menghindari duplikasi transaksi pada laporan keuangan.