Skip to main content

Cara Membatasi Piutang Pelanggan agar Tidak Melebihi Batas

Nibras Ratna Fauziah, A.Md.A.K, CAP
Product Enablement Consultant
Dipublikasikan: 11 Agustus 2026

Memberikan fasilitas piutang kepada pelanggan dapat membantu meningkatkan penjualan. Namun, jika tidak disertai batas dan kontrol yang jelas, piutang yang menumpuk juga dapat meningkatkan risiko keterlambatan pembayaran.

Untuk mengatasinya, Accurate Online menyediakan pengaturan Pembatasan Piutang Pelanggan (Credit Limit). Dengan pengaturan ini, Kamu dapat menentukan batas maksimal piutang pelanggan sekaligus mengontrol transaksi berdasarkan kondisi piutang yang dimiliki pelanggan.

Melalui panduan ini, Kamu akan mempelajari cara kerja pembatasan piutang, contoh penerapannya, hingga pengaturan hak akses pengguna ketika transaksi melebihi batas yang ditentukan.

Cara kerja pembatasan piutang di Accurate Online:

1. Pahami perhitungan credit limit

Accurate Online akan memperhitungkan nilai piutang pelanggan dan transaksi baru untuk menentukan apakah transaksi masih berada dalam batas yang ditentukan.

  • Sistem menghitung piutang saat ini + nilai transaksi baru, seperti Pesanan Penjualan (SO) atau Faktur Penjualan.
  • Jika total nilai tersebut melebihi batas yang ditentukan, sistem akan menampilkan peringatan.
  • Jika totalnya tidak melebihi batas, transaksi dapat dilanjutkan seperti biasa.

2. Kenali kondisi saat piutang belum melebihi limit

Sebagai contoh, pelanggan memiliki limit piutang sebesar Rp1.000.000 dan belum memiliki piutang berjalan.

  • Piutang saat ini: Rp0.
  • Limit piutang: Rp1.000.000.
  • Buat Pesanan Penjualan sebesar Rp200.000. Tidak ada peringatan karena masih di bawah limit.
  • Buat Pesanan Penjualan sebesar Rp700.000. Transaksi tetap dapat dilanjutkan karena nilai transaksi masih berada dalam batas limit.

3. Kenali kondisi saat transaksi melebihi limit

Jika nilai transaksi baru melebihi batas yang telah ditentukan, Accurate Online akan memberikan peringatan.

  • Piutang saat ini: Rp0.
  • Limit piutang: Rp1.000.000.
  • Buat Pesanan Penjualan sebesar Rp1.500.000.
  • Sistem akan menampilkan peringatan karena limit piutang terlampaui.

4. Perhatikan piutang dan transaksi baru secara bersamaan

Limit piutang tidak hanya memperhitungkan transaksi baru, tetapi juga piutang pelanggan yang masih berjalan.

  • Piutang saat ini: Rp250.000.
  • Limit piutang: Rp1.000.000.
  • Buat Pesanan Penjualan sebesar Rp800.000.
  • Total piutang dan transaksi menjadi Rp1.050.000.
  • Karena total tersebut melebihi limit, sistem akan menampilkan peringatan.

5. Ketahui pengaruh pembayaran terhadap limit

Pembayaran pelanggan akan mengurangi saldo piutang sehingga batas kredit yang tersedia dapat kembali digunakan.

  • Limit piutang pelanggan: Rp1.000.000.
  • Buat Faktur Penjualan sebesar Rp600.000 sehingga piutang pelanggan bertambah.
  • Pelanggan melakukan pembayaran atas faktur tersebut.
  • Saldo piutang berkurang setelah pembayaran dicatat.
  • Batas piutang yang tersedia kembali bertambah sesuai saldo piutang pelanggan.

Cara mengatur pembatasan piutang pelanggan:

1. Buat data pelanggan

  • Masuk ke menu Penjualan.
  • Klik Pelanggan.

Membatasi Piutang Pelanggan

  • Tambahkan data pelanggan, misalnya Pak Arip, kemudian lengkapi informasi pelanggan.

2. Tentukan batas piutangnya

  • Masuk ke tab Lain-Lain.
  • Pada bagian Pembatasan Piutang Pelanggan, aktifkan pengaturan yang diperlukan.
  • Centang Jika ada Faktur dengan umur lebih dari, kemudian tentukan batas umur faktur, misalnya 30 hari.
  • Centang Jika total piutang & pesanan melebihi, kemudian masukkan batas piutang, misalnya Rp10.000.000.
  • Klik Simpan.

Membatasi Piutang Pelanggan

Dampak pembatasan piutang pada transaksi penjualan

1. Batasi transaksi berdasarkan umur faktur

Jika pengaturan Jika ada Faktur dengan umur lebih dari diaktifkan, sistem akan memeriksa apakah pelanggan masih memiliki faktur yang belum dilunasi dan sudah melewati batas umur yang ditentukan.

  • Misalnya batas umur faktur pelanggan ditentukan 30 hari.
  • Pelanggan masih memiliki faktur yang belum lunas dan telah berumur lebih dari 30 hari.
  • Saat Kamu membuat transaksi penjualan baru untuk pelanggan tersebut, sistem akan memberikan peringatan atau menolak transaksi sesuai pengaturan yang berlaku.

Membatasi Piutang Pelanggan

2. Batasi transaksi berdasarkan total piutang dan pesanan

Pengaturan ini digunakan untuk membatasi transaksi ketika total piutang dan pesanan pelanggan telah melebihi batas yang ditentukan.

  • Misalnya batas total piutang & pesanan pelanggan ditentukan sebesar Rp10.000.000.
  • Jika total piutang dan pesanan pelanggan melebihi Rp10.000.000, sistem akan menampilkan peringatan.
  • Periksa peringatan yang ditampilkan sebelum melanjutkan transaksi.

Membatasi Piutang Pelanggan

Atur hak akses pengguna untuk transaksi yang melebihi limit

1. Pahami perbedaan hak akses Administrator dan Operator

Hak pengguna akan menentukan tindakan yang dapat dilakukan ketika transaksi melanggar pembatasan piutang.

  • Administrator dapat memilih Lanjutkan atau Edit ketika muncul peringatan.
  • Operator hanya dapat memilih Batal atau Edit.
  • Operator tidak dapat melanjutkan transaksi yang melebihi pembatasan tanpa mendapatkan izin yang sesuai.

2. Berikan izin kepada Operator untuk menjual melebihi limit

Jika diperlukan, Kamu dapat memberikan hak akses khusus kepada Operator agar tetap dapat melanjutkan transaksi yang melebihi batas piutang.

  • Masuk ke menu Akses Grup.
  • Pilih grup pengguna yang ingin diberikan izin.
  • Aktifkan izin Menjual melebihi limit piutang.
  • Simpan pengaturan hak akses tersebut.
  • Setelah izin diberikan, Operator dapat melanjutkan transaksi meskipun melebihi batas piutang yang telah ditentukan.

Dengan mengatur Pembatasan Piutang Pelanggan, Kamu dapat memberikan fasilitas piutang kepada pelanggan sekaligus menjaga agar jumlah piutang tetap terkendali. Pengaturan ini juga membantu tim penjualan mengetahui kapan transaksi perlu ditinjau atau membutuhkan persetujuan sebelum dilanjutkan.