Cara Mencatat Produksi Ayam Potong di Accurate Online
Mengelola bisnis ayam potong bukan hanya tentang membeli ayam hidup lalu menjualnya kembali. Ada proses pemotongan, pembagian hasil menjadi beberapa bagian, penambahan biaya produksi, hingga penyimpanan produk sebelum dijual.
Jika setiap proses tersebut tidak dicatat dengan tepat, nilai persediaan dapat menjadi tidak sesuai dan perhitungan margin keuntungan menjadi kurang akurat.
Di Accurate Online, Kamu dapat mencatat alur tersebut mulai dari pembelian ayam hidup, proses pemotongan menjadi beberapa jenis produk, penambahan biaya jasa potong, penyimpanan produk frozen, hingga penjualan kepada pelanggan.
Berikut contoh pencatatan produksi ayam potong di Accurate Online.
Ilustrasi kasus:
Pada contoh ini, CV. ACC Tumbuh Bersama melakukan pembelian ayam hidup dan mengolahnya menjadi beberapa produk ayam potong frozen.
- 19/02/2026: CV. ACC Tumbuh Bersama membeli 100 ekor ayam @Rp20.000 dari CV. Ternak Ayam Negeri.
- Ayam dipotong menjadi:
- Paha bawah & atas: 50 kg
- Dada: 70 kg
- Kepala: 15 kg
- Jeroan: 5 kg
- Sayap: 30 kg
- Ayam utuh: 15 pack (2,5 kg/pack)
- Biaya jasa potong: Rp100.000
- Hasil pemotongan disimpan ke Freezer (Frozen).
- 20/02/2026: Hasil potongan ayam dijual kepada Bapak Egy.
Cara Mencatat Produksi Ayam Potong
1. Siapkan master barang ayam potong
- Masuk ke menu Persediaan.
- Pilih Barang & Jasa.

- Buat data barang berikut:
- Ayam Khusus Beli
- Ayam Potong Paha Atas dan Bawah Frozen
- Ayam Potong Dada Frozen
- Kepala Ayam Frozen
- Jeroan Ayam Frozen
- Ayam Potong Sayap Frozen
- Ayam Potong Utuh Pack Frozen
- Pada Jenis Barang, pilih Persediaan.
- Klik Simpan.


2. Catat pembelian ayam hidup
- Masuk ke menu Pembelian.

- Pilih Faktur Pembelian.
- Pilih supplier CV. Ternak Ayam Negeri.
- Input detail pembelian berikut:
- Barang: Ayam Potong Beli
- Kuantitas: 100 ekor
- Harga: Rp20.000
- Simpan transaksi.

3. Buat pekerjaan pesanan untuk proses pemotongan
- Masuk ke menu Persediaan.
- Pilih Pekerjaan Pesanan.

- Input bahan baku Ayam Potong Beli.
- Tentukan hasil produksi berupa:
- Paha
- Dada
- Kepala
- Jeroan
- Sayap
- Ayam utuh
- Simpan pekerjaan pesanan sebagai Draft.

4. Tambahkan biaya jasa potong
- Buka tab Biaya Lainnya dengan ikon Rp.
- Tambahkan biaya Jasa Potong sebesar Rp100.000.
- Simpan perubahan.

5. Selesaikan hasil proses pemotongan
- Klik Penyelesaian Pesanan.

- Input hasil pemotongan sebagai berikut:
- Paha: 50 kg
- Dada: 70 kg
- Kepala: 15 kg
- Jeroan: 5 kg
- Sayap: 30 kg
- Ayam utuh: 15 pack
- Pastikan total nilai hasil produksi tidak melebihi nilai bahan baku ditambah biaya produksi.
- Simpan transaksi.

6. Simpan hasil produksi di gudang freezer
- Pilih Gudang Freezer sebagai lokasi penyimpanan.
- Pastikan seluruh item hasil pemotongan masuk ke gudang tersebut.
- Simpan transaksi.

7. Catat penjualan ayam potong frozen
- Masuk ke menu Penjualan.
- Pilih Faktur Penjualan.

- Pilih pelanggan Bapak Egy.
- Input item hasil pemotongan yang dijual.
- Simpan transaksi.

Dengan mengikuti alur tersebut, Kamu dapat mencatat proses bisnis ayam potong secara lebih terstruktur, mulai dari pembelian ayam hidup, proses pemotongan, penambahan biaya jasa, penyimpanan hasil produksi, hingga penjualan kepada pelanggan. Dengan begitu, pencatatan persediaan dan nilai hasil produksi dapat lebih mudah dipantau di Accurate Online.