Cara Mencatat Usaha Rental Mobil di Accurate Online
Usaha rental mobil membutuhkan pencatatan yang rapi agar aset kendaraan, transaksi sewa, dan ketersediaan setiap unit dapat dipantau dengan mudah. Dalam Accurate Online, Kamu dapat mencatat kebutuhan tersebut dengan memanfaatkan fitur Aset Tetap, Persediaan, Gudang, dan Penjualan Jasa.
Dengan pengaturan yang tepat, Kamu dapat mengetahui mobil yang tersedia untuk disewakan, mobil yang sedang digunakan pelanggan, serta pendapatan dari jasa sewa secara lebih terstruktur.
Melalui simulasi berikut, Kamu akan mempelajari alur pencatatan usaha rental mobil mulai dari mencatat kendaraan sebagai aset perusahaan, mengatur ketersediaan unit, mencatat transaksi sewa, hingga memantau mobil yang sedang disewakan.
Cara mencatat usaha rental mobil:
1. Catat mobil sebagai aset tetap perusahaan
- Catat seluruh unit mobil yang dimiliki sebagai Aset Tetap sesuai dengan jenis dan jumlah kendaraan yang tersedia.
- Pencatatan ini bertujuan agar nilai kendaraan tercatat sebagai bagian dari kekayaan perusahaan.
- Untuk mengetahui cara mencatat aset tetap, Kamu dapat mengikuti panduannya di sini.
2. Buat data barang untuk setiap unit mobil
- Buat Barang dengan tipe Persediaan untuk masing-masing unit mobil yang tersedia untuk disewakan.
- Gunakan nama barang yang dapat membedakan setiap unit mobil agar lebih mudah dipantau.
- Data barang tersebut digunakan untuk membantu memantau jumlah mobil yang tersedia maupun yang sedang disewakan.
- Untuk mengetahui cara membuat barang baru, Kamu dapat mengikuti panduannya di sini.

3. Buat gudang untuk mobil tersedia dan disewakan
- Buat dua gudang dengan nama berikut:
- Gudang Garasi, digunakan untuk mencatat mobil yang tersedia untuk disewakan.
- Gudang Disewakan, digunakan untuk mencatat mobil yang sedang digunakan oleh pelanggan.
- Pemisahan gudang tersebut akan membantu Kamu mengetahui unit mobil yang masih tersedia dan unit yang sedang disewa.
- Untuk mengetahui cara membuat gudang, Kamu dapat mengikuti panduannya di sini.


4. Catat kuantitas awal unit mobil
- Buat Faktur Pembelian untuk mencatat jumlah unit mobil yang dimiliki sebagai persediaan barang.
- Isi harga beli mobil dengan Rp0 karena nilai mobil sudah dicatat sebagai Aset Tetap, bukan sebagai persediaan barang dagang.

5. Buat data jasa rental mobil
- Buat Barang dengan tipe Jasa sesuai layanan yang ditawarkan.
- Contohnya:
- Jasa Sewa Mobil
- Jasa Supir
- Pada tab Akun, hubungkan jasa tersebut dengan akun pendapatan jasa dan biaya yang sesuai.


6. Catat transaksi sewa mobil
- Jika pelanggan melakukan penyewaan mobil, buat Faktur Penjualan.
- Pilih jasa yang sesuai dengan transaksi, misalnya Jasa Sewa Mobil atau Jasa Supir.

- Isi informasi transaksi sesuai kebutuhan.
- Setelah pelanggan melakukan pembayaran, buat Penerimaan Penjualan untuk mencatat pelunasan transaksi.

7. Pindahkan mobil ke gudang disewakan
-
Setelah mobil disewa pelanggan, lakukan Pemindahan Barang dari Gudang Garasi ke Gudang Disewakan.
-
Pemindahan tersebut digunakan untuk mencatat bahwa unit mobil sedang digunakan oleh pelanggan.
-
Dengan begitu, Kamu dapat mengetahui jumlah mobil yang masih tersedia di Gudang Garasi.
-
Untuk mengetahui cara melakukan pemindahan barang antar gudang, Kamu dapat mengikuti panduannya di sini
-
Jika mobil sudah dikembalikan oleh pelanggan, lakukan pemindahan kembali dari Gudang Disewakan ke Gudang Garasi.


8. Pantau ketersediaan mobil melalui laporan gudang
- Untuk mengetahui mobil yang masih tersedia untuk disewakan, buka laporan Kuantitas Barang per Gudang.
- Pilih Gudang Garasi untuk melihat jumlah unit mobil yang tersedia.
- Laporan tersebut dapat diakses melalui menu Daftar Laporan → Gudang.
